This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sunday, July 22, 2012

Cerita Motivasi Kisah Uang Rp 1000 dan Rp 100.000

Adapun banyak sekali kisah yang bisa membuat anda jadi berfikir tentang perilaku anda selama ini, dan mungkin saja dengan membaca cerita motivasi atau cerita dongeng ini anda bisa menjadi lebih bisa lagi dalam merubah keyakinan serta perilaku anda untuk menjadi kearah yang lebih baik lagi.

Langsung saja akan kami berikan cerita motivasi mengenai Kisah Uang Rp 1000 dan Rp 100.000 untuk anda semua di bawah ini :



" Uang kertas Rp 1000 dan Rp 100.000 sama -sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia.
Secara bersamaan mereka keluar, berpisah, dan beredar di masyarakat dari bank indonesia. Empat bulan kemudian, mereka bertemu secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. 

Kemudian diantara mereka terjadilah percakapan : " Rp 100.000 bertanya pada uang Rp 1000, kenapa bdan kamu begitu lusuh,kotor dan bau amis?"

Dijawablah oleh uang Rp 1000, "Karena begitu aku keluar dari Bank, aku langsung berada di tangan -tangan orang-orang bawahan: dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan, sampai di tangan pengemis".

lalu Rp 1000 bertanya balik kepada Rp 100.000 " kenapa kamu begitu terlihat baru dan rapi serta bersih?".

Dijawab oleh uang Rp 100.000 " karena begitu aku keluar dari bank, aku langsung disambut perempuan cantik, dan aku beredar di restaurant-restaurant mahal, di mall dan juga di hotel2 berbintang.

keberadaanku selalu dijaga dan jarang sekali keluar dari dompet."

Lalu Rp 1000 bertanya lagi : " pernahkan engkau mampir di tempat ibadah?".
Dijawab. " belum pernah".

Rp 1000 pun berkata : " ketahuilah walaupun keberadaanku seperti ini, setiap Jum'at aku selalu mampir di masjid-masjid, dan berada di tangan anak-anak yatim. Bahkan aku selalu bersyukur kepada Tuhan.

Aku tidak dipandang manusia bukan sebagai sebuah nilai, tapi yang dipandang adalah sebuah manfaat."

Akhirnya, menagislah uang Rp 100.000, karena merasa besar dan hebat, tinggi, tapi tidak begitu bermanfaat selama ini.

Jadi , bukan seberapa besar penghasilan anda, tapi seberapa bermanfaat penghasilan anda itu. Karena kekayaan bukanlah untuk kesombongan.

Semoga kita semua termasuk golongan orang-orang yang selalu mensyukuri nikmat, dan memberi manfaat untuk sesama, Amin

Tuesday, June 5, 2012

Cerita Lucu Naik Bus Salah Jurusan

Kali ini kami Cerita Rakyat akan memberikan sedikit cerita lucu untuk anda semua yang memang ingin sekali mendapatkan sedikit cerita cerita lucu yang terjadi secara nyata di bawah ini, dimana cerita lucu yang akan kami berikan berjudul Naik Bus Salah Jurusan.

Dimana cerita kali ini berawal dari menjemput Adikq yang berada di Lamongan, dimana saat itu aku berangkat sekitar pukul 12.00 siang dengan naik sepeda motor kesayanganq yang aku kasih nama si Kiki, dia adalah sepeda motor Megapro tahun 2004 yang menemaniku sudah 8 tahun.



aku dan si kiki berangkat menuju terminal Wilangon, dan disana aku parkir kiki di tempat parkir yang ada di sekitar terminal tersebut, dan aku menunggu bus jurusan bojonegoro di dekat pintu pemberangkatan bus tersebut.

Setelah sekitar 10 menit aku langsung dapat bus dengan jurusan bojonegoro, dan saat itu penumpang sangat ramai banget, hingga aku tak dapat tempat duduk,dan akhirnya aku berdiri deh, dengan perjalanan menuju lamongan yang menempuh waktu 1 jam ini membuat aku sedikit capek, tapi aku pikir " iyah buat olahraga ajah, kan aku jarang banget olahraga" itu kataku (dalam hati) 

nah setelah itu aku bilang di pak kondektur sambil bayar uang sejumlah Rp 8000 untuk turun di Ndapur Lamongan, dan akupun melanjutkan perjalanan berdiri di dalam bus tersebut, nah "Akhirnya Nyampek Juga" kataku (teteap dalam hati) yah mau ngomong keras-keras yah gak ada yang kenal,, xixixixix

setelah aku turun dari bis tersebut, si adekq sudah menunggu di orang jual es siwalan,, "wah cocok nih" kataku (masih dari hati) aku mendatanginya yang sudah menungguq dengan satu orang temannya, dan kahirnya akupun juga langsung memesan es siwalan tersebut, sambil menyalakan rokok SURYA (andalan aku tuh)

kami ngobrol sebentar hingga banyak bus yang lewat, dan waktu menunjukkan pukul 14.00 aku dan adekq langsung menunggu di salah satu trotoar dekat jalan raya, dan tiba-tiba ada bus bagus, kemudian adekq bilang "lihat tu busnya kosong apa ramai??" akupun menjawab "wah itu kosong", ayo berangkat katakku.

setelah sampai didalam haduh ternyata busnya Full tak ada tempat duduk untuk kami berdua, "Sial dah,, berdiri lagi" (dalam hati lagi broo) tapi adekq dapat tempat duduk,, huft aku trus berdiri hingga sampai ada satu tempat yang duduk disana ada orang tua pakai peci hitam dan baju batik, dan giginya udah ompong dikitlah,,

trus aku ditanyain ma orang tersebut "mau turun dimana nak" akupun menjawabnya, "mau turun wilangon mbah" (gak dalam hati ni broo, kalo dalam hati trus yah ga denger dong tu orang) dan akhirnya tu kakek bilang ke aku,, "aduh nak sebenarnya aku juga pengen bagt turun di Wilangon tapi sayangnya bus ini turunya di Terminal Bungurasih" aku terdiam sejenak dan menelan ludah dengan mata melotot," haaaah Bungur??" aku tanya lagi sambil muka tak percaya pada kakek tersebut.

dan aku langsung menghampiri si kondektur,,, saat itu kondektur sedang santai berdiri di belakang dekat pintu keluar bus,, "pak, bus ini lewat wilangon gak?" tanyaku,, "lewat lah mas, tapi cuman kelihatan dari tol, lah kita langsung ke terminal Bungurasih" , sontak aku terdiam hanya mengangguk.

dan aku menuju tempat duduk adekq dan membisikkan kalimat di telinganya " hai dek, ternyata kita salah jurusan" hahahahahahahaha udah dulu yah ceritanya sampek itu ajah,,, capek nuiiihh nulisnya,, hehehe :P lain kali akan kami berikan cerita yang lebih seru lagi.